Senin, 25 November 2013

Tak ada Kompromi Bagi "Penghina" Para Sahabat Nabi

Tepat jam 11.00 Kamis (14/11/2013), satu persatu elemen umat Islam yang menamakan Aliansi Ahlus Sunnah Untuk Kehormatan Keluarga dan Sahabat Nabi Shallalahu alaihi wa sallam, berdatangan di Masjid Raya Al Musyawarah Kelapa Gading Jakarta Utara. Mereka berkumpul di situ untuk shalat berjamaah, basis awal bergerak dan kembali serta untuk koordinasi aksi hari itu.

Selanjutnya sekitar dua ratusan kaum Muslimin dalam cuasa yang cerah bergerak dengan berjalan kaki sejauh 1 km dengan pengawalan polisi dari Polres Jakarta Utara. Meski sehari sebelum aksi ini ada bahasa dari sebuah Ormas agar “Aktivis Islam yang menentang aksi-aksi Syiah untuk tidak terpancing oleh kegiatan intelijen yang mendorong terjadinya aksi anarkis yang memperburuk citra umat Islam,” umat Islam terus bergerak.
Mobil sound system berada paling depan mendakwahkan kesesatan Syiah, sementara para ikhwan lainnya membagikan selebaran dan buku panduan MUI ‘Mengenal dan mewaspadai penyimpangan Syiah di Indonesia’.

Tiba di lokasi acara Syiah yang akan dibubarkan, Balai Samudera, 1 SSK Brimob lengkap dengan tameng serta satu watercanon dan satu kendaraan taktis barakuda menyambut mujahidin. Berkali-kali Wakil Amir Majelis Mujahidin Ustadz Abu Jibriel membacakan ayat Quran untuk sabar dan meningkatkan kesabarannya, tatkala suasana mulai memanas.

Syiah mengkalim melalui Kapolres Jakarta Utara M. Iqbal, acara mereka dihadiri 7 ribu masa Syiah. Pada hemat kami, pantauan di lapangan menunjukkan jumlah mereka tak lebih dari seribu saja. Wallahu a’lam.

Umat Islam mengakhiri aksi tepat pukul 17.40 dengan doa oleh Ustadz Abu Jibriel. Sesaat setelah itu hujanpun turun. Kaum Muslimin Mujahidin bergerak kembali menuju masjid untuk shalat Maghrib dan berbuka untuk mereka yang shoum Asyuro.

“Jazakumullah khoiron untuk kaum Muslimin yang telah turun aksi dan kepada pihak-pihak yang telah mendukung aksi. Semoga Allah menjadikan amalan ini sebagai bagian dari bentuk jihad baik lisan maupun tangan,” ungkap Korlap aksi ustadz Anung Al Hammat.


Dituktip dari www.arrahmah.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar