Kamis, 05 September 2013

Lapangan Pancasila Direnovasi, Kemana Warga Ende dan Kaum Muslim Bermain Bola dan Sholat Ied?

Beberapa bulan terakhir warga Kota Ende dicemaskan dengan berita seputar Lapangan Pancasila Ende. Kecemasan bermula ketika lapangan kebanggaan warga Ende ini oleh pemerintah akan dilakukan renovasi. Issu yang berkembang di tengah masyarakat bahwa Lapangan Pancasila atau Lapangan Perse akan dialih fungsi menjadi Alun-alun atau Taman Kota. Kontan saja hal ini memunculkan pro kontra di tengah warga.

Hal yang menjadi perhatian serius bagi warga kota adalah perubahan fisik dan fungsi Lapangan Pancasila itu sendiri. Jika memang berita yang berkembang itu benar adanya, sudah barang tentu takan ada lagi pertandingan sepakbola yang akan digelar di pusat kota. Dan ini adalah sebuah ironi. 

Seperti yang telah diketahui bersama, Lapangan Pancasila sering digelar pertandingan sepakbola atau event-event lainnya. Hal yang menjadikan Lapangan Pancasila terasa istimewa dari Lapangan sepakbola lain di Kota Ende adalah akses menuju lokasi yang mudah dan murah. Lapangan Pancasila bisa diakses dari berbagai arah, terlebih lagi keberadaannya yang persis di tengah kota membuatnya menjadi titik pertemuan arus warga kota dan warga yang berasal dari pinggir kota. Bagi warga kota, hanya cukup berjalan kaki menuju ke Lapangan Pancasila. Begitu mudah dan murah.

Selain itu, bagi kaum muslim Kota Ende renovasi Lapangan Pancasila sangat menyita perhatian. Ini tak lain karena selain fungsinya sebagai tempat berolahraga, Lapangan Pancasila juga digunakan sebagai tempat pelaksanaan Sholat Ied di setiap tahunnya. Dan itu sudah puluhan tahun lamanya. Jika renovasi jadi dilakukan saat ini, maka pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini sangat mungkin dialihkan ke tempat lain. Pada titik ini, kaum muslim Kota Ende pantas untuk risau dan mencari tahu perihal yang sebenarnya..

Menanggapi masalah krusial ini, Bupati Ende mengeluarkan Pengumuman bernomor: Kesra.400/111/VIII/2013 tanggal 28 Agustus 2013 tentang Pembangunan Situs Bung Karno dan Lapangan Pancasila. Adapun 3 (tiga) poin pentingnya antara lain;
  1. Lapangan Pancasila Ende akan ditanam rumput dan pembangunan infrastruktur lainnya guna memperindah Kota Ende;
  2. Lapangan Pancasila Ende tetap menjadi tempat penyelenggaraan Ibadah Sholat Idul Adha pada tanggal 15 Oktober 2013 dan Sholat Ied di tahun-tahun berikutnya;
  3. Lapangan Pancasila Ende tetap menjadi lapangan yang standar untuk kegiatan olahraga.
Semoga apa yang dikatakan Bupati Ende ini menjadi pencerahan bagi kita. Bukan sekedar mampu menghilangkan desas-desus dan issu yang tak pasti, lebih dari itu perubahan fisik dan fungsi Lapangan Pancasila sejatinya akan pula berdampak pada hilangnya nilai historis. Apapun yang terjadi nantinya, sebuah perubahan ke arah kemajuan Kota Ende sangat pantas dan layak kita apresiasi dan dukung penuh. Namun demikian, kita juga berharap bahwa perubahan ini tak sekedar karena faktor estetika dan tata kota yang jadi pertimbangan, tapi lebih dari sekedar itu, dampak dari perubahan itu sendiri harus menjadi perhatian bersama. Semoga.

4 komentar:

  1. bgmn dgn proses pembagunan skrg????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih dalam progres kae. Sampai sekarang pembangunan masih seputar tiang/tembok tribun khususnya di sisi barat dan timur lapangan. Taman remaja dan taman rendo turut direhab juga.

      Hapus
  2. kira2 kapan perampungan?????

    BalasHapus
  3. Belum jelas kae, sampai komen ini ditulis, msh dalam progres. Terlihat seperti mandek, soalnya skrg tidak ada lg aktifitas pembangunan, sementara fisik bangunan masih mencapai 75%.
    (Maaf baru bisa balas hehe)

    BalasHapus