Rabu, 16 Juli 2014

Saat Langit Gaza Dipenuhi Kilatan Api, Dunia Menganggapnya Dongeng Belaka



MESKIPUN beberapa pernyataan para pemimpin dunia mengutuk serangan roket Israel terhadap Gaza dan menyerukan untuk menahan diri, masyarakat internasional saat ini tidak benar-benar peduli tentang konflik Israel dengan Gaza. Apa buktinya?


“Masyarakat internasional tidak benar-benar tertarik. Ya, ada beberapa siaran pers dari Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dan beberapa orang lainnya, tetapi umumnya dunia tidak menunjukkan minat khusus dalam hal ini,” kata seorang pejabat Israel. “Mereka, para pemimpin dunia itu, sangat lelah terhadap konflik Israel-Palestina. Perhatian mereka sudah ke tempat lain, atau mereka ingin pergi liburan pada musim panas dan tidak berpikir cerita ini cukup penting.”

Hague dan beberapa rekannya di Eropa dan tempat lain telah mengeluarkan pernyataan tentang serangan roket dan serangan Israel ke Gaza, seperti halnya PBB, Uni Eropa dan Gedung Putih. Namun, sebagian besar pemimpin dunia sebenarnya sudah teramat biasa akan “kebakaran” di Gaza saat ini karena mereka telah melihatnya berulang kali, ujar sang pejabat Israel itu lagi. “Yang jauh lebih buruk di wilayah tersebut, orang-orang di dunia melihat bahwa kamilah yang diserang oleh roket Hamas,” paparnya. Dan oleh karena itu, sama sekali tidak ada keraguan bagi Israel untuk melancarkan operasi pemboman Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikatakan telah menelepon beberapa pemimpin dunia untuk menjelaskan mengapa Israel melancarkan Operasi Protective Edge, namun kantornya tidak memberikan rincian. Demikian pula, juru bicara Menteri Luar Negeri menolak untuk menjawab pertanyaan apakah Avigdor Liberman, sang menlu Israel ,menelepon salah satu dari rekan-rekannya ke ibukota di seluruh dunia.

Kemungkinan keterlibatan Liberman dalam upaya diplomasi publik Departemen Luar Negeri tidak dibahas dalam pertemuan kementerian Israel sebelum Israel melancarkan serangan. Tapi para diplomat Israel telah menghubungi berbagai kontak internasional mereka dengan konteks “eselon politik dan diplomatik” dan pembuat opini di parlemen, media, Yahudi dan organisasi masyarakat sipil. “Kami mengatakan kepada mereka apa yang terjadi dan bahwa kami membutuhkan dukungan mereka, pemahaman mereka dan bahwa kami akan melakukan apapun yang diperlukan untuk menghentikan penembakan rudal pada warga sipil Israel,” tutur pejabat Israel.

Bahkan para pemimpin dunia Arab sekalipun tidak terlalu bersemangat akan serangan Israel di Gaza, kata seorang pejabat diplomatik Israel. “Mesir sudah selesai soal Hamas, mereka tidak peduli jika kami menghabisi mereka,” ujarnya.

Kementerian Luar Negeri di Kairo memang mengutuk Operasi Protective Edge tapi lamban sekali berupaya untuk mencapai gencatan senjata.

Yordania, yang dalam sebuah pernyataan mengecam tindakan Israel sebagai kaum barbar, bertindak “histeris dan munafik,” kata pejabat Israel, tapi ia menambahkan bahwa Amman adalah kongsi baik Hamas.

“Kami hanya akan tahu bagaimana hal ini terjadi setelah serangan berakhir,” demikian sang pejabat. 



Sumber: Islampos.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar